Kisah Nyantri di Pesantren

Update: 10 Januari 2017 , Dibaca: 251 , Kolom Santri
"Allahuakbar Allahuakbar..."adzan isya berkumandang keras lewat pengeras suara masjid pesantrenku namanya Ar-Riyadh.Seluruh santri putri Hidaytullah Boarding School pun bersiap-siap untuk menunaikan shalat isya berjamaah di masjid termasuk aku dan teman-temanku.
 
Setelah selesai melaksanakan salat isya dan salat sunah badiyah isya saat nya dilanjutkan dengan wirid malam.Aku dan teman-teman lainnya mengambil Al-Quran masing-masing di rak yang terletak di dalam masjid.Lalu kembali ke tempat duduk di saf nya masing-masing.Wirid pun akhirnya dimulai,aku membuka Al-Quranku surah As-sajdah.Tapi bayanganku tidak fokus untuk wirid,tapi ke 3 tahun yang lalu mambayangkan awal masuk pesantren ini pertama kali.Dan sekarang sebentar lagi aku sudah mau lulus tinggal bisa dihitung beberapa minggu lagi....Bayanganku berpindah ke 3 tahun yang lalu,saat itu...
 
3 tahun yang lalu......
 
"Zha, ayo bangun...hari ini kan hari pertama kamu masuk pesantren!"kata mama.
"Huft pesantren benar-benar memyebalkan!"Batinku memggerutu.Akhirnya aku pun segera beranjak dari tempat tidur dan bersiap-siap mandi.
1 jam kemudian...
Semua barangku pun akhirnya dimasukkan ke dalam mobil,saatnya menuju pesantren.Mobil kami pun sudah meninggalkan rumah.Semua keluarga ku ikut,ada papa,mama,Nurul(adikku,anak ke3 cewek),Hilmi(anak ke4 cowok),dan Five(anak ke5 cowok) Dan juga ada abang ku yang ikut namanya bang Asru
 
Setelah setengah jam perjalanan dari rumahku akhirnya kami sampai juga di sebuah tempat.Ada papan nama tempat itu di jalan masuk nya,
"Pesantren Hidayatullah Boarding School khusus putri"Bacaku dalam hati.inilah dia tempat pesantren yang akan ku tinggali selama 3 tahun.
 
Hari MOS pertama kali saat SMP 14 juli 2014
Aku dan keluargaku menurunkan barang-barangku dari bagasi mobil.Pandanganku mengarah ke sekitarku,banyak anak-anak yang juga melakukan hal yang sama sepertiku.Tapi perasaanku ada yang aneh dengan.....
"sa,ayo ke asramamu.!"kata mamaku.Aku mengikuti mamaku sambil mengangkat beberapa barang bawaanku.
 
Akhirnya kami sampai di depan asramaku lalu kami masuk.Banyak anak yang sebaya denganku,ada yang menangis memeluk ibunya,ada yang membawa barang bawaannya ke kamar masing-masing..eh aku kamar apa ya..?
"Assalamualaikum ustadzah.."
"Waalaikumsalam bu silahkan tanda tangan dulu disini"kata ustadzah itu.Aku masih melihat sekeliling,sepertinya ada yang memperhatikanku dari tadi.
"Nama anaknya siapa bu?"kata ustadzah itu.
"Zha-zha aida faiz."
"Oh ini bu.dia di kamar Hafshah."
"Hafshah?"batinku mendengar nama kamar yang akan aku tempati.Sangat terdengar asing di telingaku.
"Ayo kak!"kata mamaku.Aku mengikutinya sambil membawa barang
 
Aku melihat sekelilingku sambil mencari nama kamarku di lorong asrama ini,cat nya berwarna krem dengan pintu berwarna coklat kayu dan setiap kamar ada empat jandela.
"Hafshah"bacaku saat mendapati nama kamar yang akan ku tempati di tengah lorong asrama ini.
"Ini ma kamarku!"ucapku.Mama mengangguk,lalu aku melihat kertas yang tertempel di depan pintu kamarku,ada sederetan nama yang tertera di sana.
"Eria,Fauziah,Helma,Iffa,Safira,Zahra,Zha-zha.iya lah aku kamar ini"Kataku saat membaca kertas yang tertempel di pintu kamarku itu.
"Ayo sa masuk!"Kata mama.Aku membawa barangku masuk ke dalam kamarku itu.Terlihat ada empat ranjang bertingkat.Ranjang yang ada di bagian bawah sudah penuh ditempati semua oleh anak kamarku yang lain.
"Tinggal ranjang atas yang masih kosong ma."Kataku ke mama.
"Yaudah pilih aja lah kak."Kata mama.
"Iya,aku pilih ranjang disini aja lah."Kataku menunjuk tempat di bagian atas sebuah ranjang.Karana menurutku terang,dekat dengan lampu.
"Kenalan lah kak.."suruh mamaku.
"Nanti aja lah ma,malu."
 
Kamar ini terdiri dari 1kamar mandi dan 1 wc.Juga lengkap dengan tong sampah,sapu,pel,dan kipas angin bertangkai,dan kipas di bagian atas.
Aku melihat sekelilingku,yang dari tadi membuat aku merasa ada yang aneh adalah..
"Kenapa semua pakai jilbab panjang sedangkan aku sendiri yang pendek apa aku salah pakai?"Batinku malu melihat ke sekelilig kamarku.Disana ada seorang cewek putih,berkacamata siapa ya namanya?Aku ingin sekali berkenalan dengannya.
Ada 2 ranjang di bagian dekat jendela,disitu ada dua anak bersama ibunya yang sedang berbincang-bincang.
"Safira udah datang belum ya?"Batinku.Safira adalah sahabatku sejak SD.
"Ya udah yuk kak,di bereskan barangnya!."Kata mamaku.
"Iya ma."jawabku.
"Silahkan kepada para orangtua untuk segera berkumpul di aula sekarang juga karana akan ada pengarahan dari pimpinan yayasan untuk ajaran tahun ini oleh ustad Jamaluddin Nur dan Ustad Sumarno terima kasih."Kata suara yang ku dengar dari speaker dalam asrama.
"Ya udah kak mama mau ke aula dulu"Kata mama.Aku mengangguk mengiyakan.
 
Setelah sekitar satu atau dua jam para orang tua dipersilahkan meninggalkan anaknya. Sekarang saatnya perpisahan dengan orang tua masing-masing.
"Nggak nangis kan kak?"Goda mamaku saat mamaku ingin pulang meninggalkan aku untuk tinggal di pesantren. Menjalankan MOS selama 10 hari di bulan puasa ini rasanya sedih banget nggak bisa ngerasain bukaan puasa di rumah selama sepuluh hari,nggak tidur pakai ac,dan nggak bisa keluar dari sini.Tapi aku nggak boleh cengeng,lagian cuma sepuluh hari MOS ini berlangsung,bagaimana nanti aku tinggal disini sampai tiga tahun? itulah motivasiku awal baru masuk pesantren ini.
"Ya nggak lah ma.."Kataku, tapi sebenarnya mataku berkaca-kaca juga hihihi..
"Yaudah,dadah kak...Jangan nangis ya.."Kata keluargaku lalu pergi meninggalkanku.Aku tetap berdiri disitu sampai mobilku hilang dari pandanganku.
"Huft,masih harus beres-beres barang lagi nih."Batinku lalu berlari masuk ke dalam asrama.Sampai di kamar,aku melihat safira yang sepertinya mau membereskan barangnya.Masih banyak orang tua yang menemani anaknya,kalau ku pikir mamaku lah yang paling cepat pulang.
"Eh safira!"Kataku menyapanya.
"Eh zha,"
"Dimana ranjangmu?"
"Entahlah.."
"Di sebelahku aja,tapi diatas soalnya ranjang yang di bawah udah pada ditempati."
"iya."Kata Safira.Aku kembali menaiki ranjangku dan berbaring.Sebenarrnya aku ingin mencairkan suasana dengan berkenalan dengan anak kamar baruku.
"Hai namamu siapa?"tanya seseorang.Aku menoleh.Ternyata anak berkacamata dan berkulit putih tadi yang sejak awal aku ingin berkenalan dengannya.
"Ah ng..namaku Zha-zha namamu siapa?"Kataku girang
"Namaku Iffa."
"oh...."
"Keluar yuk,bosen di kamar."
"iya ayo.."kataku lalu pergi keluar kamar bersama Iffa,lagian aku masih penasaran di manakah kamar Isti,Dini,Dan Andien (teman SDku yang lain)
 
Pada malam harinya...
 
Sehabis salat isya berjamaah,kami membuat halaqah di lantai.Sekarang aku sudah mengenal semua anak kamarku,kecuali yang namanya Helma,soalnya ia belum datang.
"Bagaimana kalau kita ke kamar-kamar sambil membagi jajan kita,ya..biar kita sekalian berkenalan sama mereka juga."Kataku mencetuskan ide untuk mencairkan suasana yang begitu mkembeku diantara kami yang masih kaku,belum terbiasa.
"Setuju"kata mereka bersamaan.Aku tersenyum senang.
"Ayo!"kataku semangat.Semua anak kamarku mengumpulkan beberapa jajanan di atas piring.
"Ayo kita keliling ke semua kamar.!"Setelah berkeliling cukup lama hasilnya sangat negatif karna ketika kami semua datang ke kamar-kamar dan menawarkan jajanan kami untuk bahan perkenalan eh malah diliatin,dicuekin,didiemin,dan..yah begitulah.Setelah capek akhirnya kami kembali ke kamar,Cuma beberapa anak yang mengambil jajanan kami,dan sisanya di piring masih banyak sekali.
"Yaudah yuk siapa yang mau ambil jajanannya silahkan"Kami pun mengambil jajanan di atas piring,akhirnya habis juga.
"Alhamdulillah kenyang.."Kata teman-temanku.Setelah itu kami bersih-bersih diri di kamar mandi lalu tidur.
"Ini malam pertamaku tinggal di pesantren."Batinku sambil mengelus dinding yang ada di samping ranjangku.
"selamat malam..."kataku lalu membaca doa tidur.
 
Keesokan harinya.....
 
Pagi harinya sekitar jam 03.00 pagi kami dibangunkan untuk makan sahur bersama di lapangan yang letaknya tidak terlalu jauh dari asramaku.
"Ayo bangun semuanya!"Kata pengasuhku sambil mengetuk semua pintu kamar seluruh santriwati.
"Sahur..sahur.."aku pun bangun dari tidurku.Kulirik jam dinding yang ada di kamarku.
"Jam 03.00 sahur ternyata." Setelah kami semua bangun,kami pergi ke lapangan untuk melaksanakan salat lail berjamaah dan dilanjutkan dengan sahur bersama uh..ngantuknya...
 
Begitulah kegitan MOS ku di pesantren ada berbagai lomba,ada banyak kegiatan yang kami lakukan dan itu sangat menyerukan mulai dari sahur bersama,pergi salat berjamaah bersama,buka bersama,lalu melakukan berbagai kegiatan perlombaan,pembagian kelas dan seragam,dan juga semakin banyak aku mengenal teman seangkatanku bahkan kakak kelas,juga ustadzah serta ustad yang begitu perhatian dengan kami.
                                       
Tak terasa sudah 9 hari aku di pesantren besok sudah hari kepulangan kami ke rumah...wah rasanya nggak sabaran banget...
"Kepada seluruh santriwati untuk segera berkumpul ke lapangan sekarang juga."Sebuah pengunguman terdengar.Seluruh santriwati termasuk aku segera menuju ke lapangan.
Sesampainya di lapangan..
"Seluruh santriwati semuanya sudah berkumpul?"Tanya ustradzah kami
"Sudah lengkap ustadzah.."
Entah apa kegiatannya malam ini,aku sudah tak terlalu memperhatikan lagi,yang kupikirkan adalah besok aku bisa bertemu dengan keluargaku.
"Sekarang semuanya perhatikan ke depan"perintah ustadzahku
"Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh..."kata usadzahku menggunakan mikrofon
"Waalaikumsalam warahmatullahiwabarakatuh...."Jawab seluruh santriwati semangat.
 
Ustadzah itu menyuruh kami menunduk,sedangkan dia mengeluarkan berbagai kata-kata yang mebuat kami menangis karna rindu dengan orangtua dan keluarga,ditambah dengan instrumen lagu yang membuat kami seluruh santri terbawa suasana.Ini adalah pertama kalinya aku menangis di pesantren ini.Malam renungan ini tak akan pernah aku lupakan di sepanjang sejarahku masuk pesantren.Setelah renungan malam itu kami lalu kami bersalaman  dengan semua para ustadzah dan sesama santriwati.Setelah itu kami dipersilahkan menuju asramanya masing -masing dan bersegera untuk tidur,kulihat wajah teman-temanku, wajah nya pada sembap semua,aku juga sih..hihihi...
Keesokan harinya......
 
Seluruh para santriwati dipersilahkan meninggalkan asrama dan membawa seluruh barang bawaan yang akan dibawa pulang ke rumah dibawa ke aula karna asrama akan segera dikunci.Semua sangat sibuk sekali dengan barang-barangnya masing-masing.Kulihat ke sekeliling saat meletakkan barang di aula.Semua raut wajah para santriwati terlihat sangat cerah dan senang.
 
Sekitar jam 10.00,gerbang aula dibuka.Ternyata sudah dipersilahkan untuk bertemu orangtuanya dan pulang ke rumah masinbg-masing.Semua bersorak gembira.Pandanganku mengharah ke sekelil;ing melihat ke arah sekitar di luar aula mencari orangtua dan keluargaku.
"Kak sasa.."kata seseoerang.Suaranya sangat familiar di telingaku.
"MAMA..PAPA!"ucapku girang lalu kupeluk mereka.
"Kangen lah sama Mama,Papa,adek.."kataku,mataku berkaca-kaca menahan tangis.
"Iya mama juga kangen sama kakak,ayo kak mana barangnya,ayo kita pulang!"Kata mama.Aku mengangguk mengiyakan,lalu kuambil barangku di aula keluargaku membantu membawanya ke mobil.
"Gimana kak rasanya sepuluh hari di pesantren?"tanya mama saat aku masuk mobil.Mobil kami pun melaju ke rumah.
"Seru loh ma..bla..bla.."Aku pun menceritakan semua kejadian dan kegiatan yang aku alami di pesantren.
                                                    
"Zha...zha.."panggil safira.Lamunanku tentang MOS dulu waktu kelas tujuh pun buyar.
"Ayo balek ke kamar,mau ditinggal di masjid sendirian..melamun aja mu dari tadi pas wirid!"Kata Safira
"Iya iya..aku dari tadi itu mengingat cerita kita pas MOS dulu..culun banget yah.."kataku ke safira yang sedangan mengenakan kaos kakinya,aku pun mulai mengenakan kaos kaki juga.
"Oh...Nggak kebayang ya Zha,nggak sadar kita udah tiga tahun disini akhirnya mau lulus juga...besok kita udah di WISUDA!"Kta Safira girang,aku mengangguk mengiyakan.Safira menatap bulan di langit dekat masjid malam itu,aku pun ikut menatap lama bulan itu,indah sekali..
"Eh ngomong-ngomong mu udah nyetrika baju perpisahan buat besok saf?"tanyaku.
"Belum."jawabnya tenang.Masih menatap bulan itu.
"Memangnya mu udah?"tanya Safira lagi.Lalu ia menoleh ke arahku.
"loh kok ni anak nggak ada..?!"kata Safira kaget yang melihat aku udah nggak ada di sebelahnya.
"Aku balik duluan saf...siapa yang paling cepat duluan sampai kamar dia menang.."seruku.
"Zha-zha curang!"teriak safira.
"Hahaha...aku juga belum nyetrika baju buat besok..!"Kataku sambil berlari masuk ke dalam asrama.
 
 
                                                                   SELESAI

Komentar

Masih ada beberapa kesalahan. Silahkan periksa lagi form di bawah ini.
Data berhasil disimpan.
*